Focus Group Discussion “Rencana Induk Pembangunan Daerah Tapanuli Utara” Dorong Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Pemangku Kepentingan

berita

Rabu, 16 September 2026

Focus Group Discussion “Rencana Induk Pembangunan Daerah Tapanuli Utara” Dorong Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Pemangku Kepentingan

Tapanuli Utara, 3 Juni 2026 — Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional (GABPEKNAS) menyelenggarakan FGD bertema “Rencana Induk Pembangunan Daerah Tapanuli Utara” sebagai forum strategis untuk membahas arah pembangunan daerah yang berkelanjutan, terintegrasi, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.

 

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026, pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, tersebut bertempat di Kantor Bupati Tapanuli Utara, Sumatera Utara. FGD ini menjadi ruang dialog antara pemerintah, legislatif, dunia usaha, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat sinergi pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara.

 

FGD dipandu oleh Prof. Dr. Ir. Manlian Ronald. A. Simanjuntak, S.T., M.T., D.Min., IPU, ASEAN Eng selaku moderator. Kehadiran moderator yang memiliki pengalaman dan perhatian pada bidang pembangunan serta konstruksi diharapkan dapat mengarahkan diskusi agar berlangsung secara komprehensif dan menghasilkan gagasan yang konstruktif.

 

Sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan nasional maupun daerah turut hadir sebagai narasumber. Mereka antara lain Irjen Pol Wahyu Bintono HB, selaku Kaposko Nasional Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat; Ir. Dody Hanggodo, M.PE, Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia; H. Musa Rajekshah, Anggota DPR RI Komisi V; Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, Bupati Tapanuli Utara; serta Ardhitama Nusantara Putra, S.H, selaku Plt. Direktur Utama BPODT.

 

Dalam FGD tersebut, pembahasan diarahkan pada pentingnya penyusunan dan pelaksanaan rencana pembangunan daerah yang memiliki arah yang jelas serta mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan potensi wilayah. Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu aspek penting yang tidak hanya mendukung konektivitas antarwilayah, tetapi juga dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing daerah.

 

Keterlibatan GABPEKNAS dalam kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya peran dunia usaha dan sektor jasa konstruksi dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan daerah. Kontraktor nasional tidak hanya berperan sebagai pelaksana pembangunan fisik, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam mendukung terwujudnya pembangunan infrastruktur yang berkualitas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

 

Selain membahas pembangunan infrastruktur, FGD juga menjadi momentum untuk melihat potensi Tapanuli Utara secara lebih luas. Pengembangan wilayah perlu dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik daerah, potensi ekonomi, sumber daya manusia, konektivitas, pariwisata, serta kebutuhan masyarakat. Dengan perencanaan yang terintegrasi, berbagai potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Kehadiran berbagai unsur dalam FGD ini memperlihatkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah memiliki peran dalam menetapkan arah dan kebijakan pembangunan, pemerintah pusat mendukung melalui kebijakan serta program nasional, legislatif menjalankan fungsi representasi dan pengawasan, sementara dunia usaha dan masyarakat turut berkontribusi dalam implementasinya.

 

Melalui forum diskusi tersebut, diharapkan tercipta pemahaman yang semakin kuat mengenai arah pembangunan Tapanuli Utara sekaligus terbuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Rencana pembangunan yang disusun secara terarah dan didukung oleh sinergi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menciptakan pembangunan daerah yang berkesinambungan.

 

FGD “Rencana Induk Pembangunan Daerah Tapanuli Utara” menjadi salah satu bentuk komitmen GABPEKNAS untuk turut berkontribusi dalam mendorong pembangunan nasional melalui sektor konstruksi dan pengembangan infrastruktur. Forum ini diharapkan tidak berhenti sebagai ruang diskusi, tetapi dapat menjadi bagian dari proses membangun kolaborasi dan gagasan yang mendukung kemajuan Tapanuli Utara serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.